TIM KKN UNDIP DUKUNG TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI MELALUI PENYULUHAN STUNTING DI DESA PAKEMBARAN

   Pengabdian sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya pengabdian, mahasiswa dituntut agar mampu terjun ke masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Tanpa adanya kesadaran dan semangat untuk mengabdi kepada masyarakat, hal tersebut dapat menunjukkan ketidakpedulian mahasiswa kepada masyarakat untuk membantu mencari solusi atas permasalahan yang ada. Maka dari itu, penting bagi mahasiswa untuk terjun melakukan pengabdian kepada masyarakat.

      Untuk mengimplementasikan pengabdian di lingkungan masyarakat, Tim KKN Undip Desa Pakembaran yang beranggotakan Alaina Azizah (FKM), Alfira Santi Kurnia Dewi (SV), Alvia Zaharani (FKM), Dhimas Adi Dwi Priyanto (SV), Dimas Adi Pradana (SV), Doni Pratama Siregar (FH), Faiz Hilmi Yufi (FSM), dan Safira Azra Larasati (FEB) melakukan penyuluhan terkait stunting kepada ibu hamil di Desa Pakembaran.

  Yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan penyuluhan terkait stunting ini ialah dikarenakan Desa Pakembaran termasuk ke dalam Desa Lokus Stunting. Kasus stunting yang ada di Desa Pakembaran diakibatkan oleh bayi yang lahir prematur dan kekurangan gizi pada balita sehingga perlu adanya pencerdasan terkait cara-cara untuk mencegah stunting agar angka stunting di Desa Pakembaran dapat menurun. 

   Bukan hanya melakukan penyuluhan kepada ibu hamil, Mahasiswa KKN juga turut berpartisipasi dalam membantu kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh para kader di posyandu. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan diantaranya melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala kepada balita, sedangkan untuk ibu hamil dilakukan pengukuran berat badan sebagai pemantauan terhadap bayi yang ada di dalam kandungan. Selain itu, diadakan juga kelas ibu hamil sebagai wadah pencerdasan kepada ibu hamil terkait permasalahan yang dirasakan oleh ibu hamil selama masa kehamilannya. Penyuluhan terkait stunting dilakukan setelah kelas ibu hamil selesai.

    Harapannya kegiatan penyuluhan dan juga bantuan tenaga yang diberikan dalam kegiatan di posyandu bisa membantu mengatasi permasalahan stunting yang terjadi di Desa Pakembaran.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *